Idol dan Berhala

July 12, 2008

Oleh Eko Prasetyo

Detik Islam.Com — Industri televisi di Indonesia sekarang hanya mementingkan selera pasar dan meraup keuntungan besar dari situ tanpa mengindahkan aspek mendidik. Disadari atau tidak, masyarakat kita cenderung dibodohi oleh tontonan di televisi. Yang memprihatinkan, justru acara tersebut diputar di premier time atau pukul 19.00-21.00.

Di waktu-waktu itulah, acara televisi tersebut sering ditonton oleh anak-anak. Kesedihan atau kesialan dieksploitasi untuk menarik simpati penonton. Kita bisa lihat acara-acara reality show remaja yang sama sekali tidak mendidik. Di situ, dipertontonkan bagaimana sepasang muda-mudi pacaran yang bisa bermesra-mesraan di depan umum. Seolah-olah, pacaran itu sudah umum dan sah-sah saja dilakukan. Legitimasi semacam ini sangat memprihatinkan.

Padahal, gaya hidup pacaran itu bisa menghadirkan perbuatan zina yang dilaknat Allah. Yang lebih memprihatinkan, acara valentine tiap tahun dirayakan tidak hanya oleh anak muda, tapi ada pula orang tua dengan ritual memberi bunga ataupun cokelat kepada pasangan. Masya Allah. Sedemikian rupa budaya Barat yang merusak itu telah diadopsi oleh masyarakat awam kita. Bahkan, acara-acara itu menjadi ladang bisnis yang nyata-nyata secara perlahan bisa menghancurkan akhlak seseorang. Read the rest of this entry »


Scientific miracles of the Quran

July 12, 2008

It must be pointed out that the basic purpose of the Qur�an is to show humanity the proper way to attain guidance and to call people towards it.

The scientific miracles of the Qur�an in context:

It must be pointed out that the basic purpose of the Qur�an� is to show humanity the proper way to attain guidance and to call people towards it.

Allah says:

�Verily, this Qur�an guides to that which is most just and right and gives glad tidings to the believers who work deeds of righteousness that they shall have a great reward.�

Thus, all the things that the Qur�an mentions about the signs of Allah�s power in the human body and in the universe, it is only for the fulfillment of this greater goal. Allah says:

�We will show them Our signs in the universe and in their own selves, until it becomes manifest to them that this is the truth. Is it not sufficient with your Lord that He is a Witness over all things?�

The value of these indications of the physical world becomes clear in our present, scientific age, because these indications are proof that the Qur��n is Allah�s speech and not the speech of a human being. For how could Muhammad (may the peace and blessings of Allah be upon him) have known these things with such detail and accuracy when the means for knowing them did not even exist, and moreover, he was an illiterate denizen of the desert?

The agreement between scientific facts and what the Qur�an says about the physical world shows that the Qur�an came from the Creator. It is impossible for any established scientific fact to be at variance with the Qur�an, in the same way that the words and deeds of a rational person should not contradict. The Qur�an is the speech of Allah and the universe is His Creation, thus both of them have the same origin and are for the same purpose. Read the rest of this entry »


Setahun Tragedi Masjid Merah

July 12, 2008

Setahun setelah operasi komando berdarah Pakistan di Masjid Merah Islamabad, masyarakat yang mengunjungi masjid yang sekarang bernama “mesjid hijau” masih merasakan kengerian dan bau tajam dari jenazah yang terasa di udara.

“Di sudut masjid mana saja yang saya datangi, saya merasakan kengerian,” kata AbdulRahman seorang pria tua penduduk sekitar masjid kepada iolnet.

“Rasanya sesuatu ada di sana, tapi anda tak bisa melihatnya. Anda hanya merasakannya.”
Setahun lalu, tepatnya tanggal 3 Juli 2007, tentara Pakistan mengepung Masjid Merah, yang juga dikenal dengan nama Masjid Lal

AbdulRahman yang telah bersembahyang di sana selama 15 tahun ini mengatakan bahwa bayangan mayat-mayat berdarah masih menghantuinya hingga kini.

“Saya tidak bisa tidur beberapa hari setelah operasi itu. Kapanpun aku menutu mata gamabr-gambar itu selalu muncul. Saya tidak tahu apakah tentara yang melakukan tindakan brutal ini dapat tidur atau tidak.”

Tentara Pakistan mengepung MAsjid Merah selama seminggu dan melakukan serangan yang menewaskan 103 jamaah masjid dan Imam masjid Maulana Abdul Rasheed Ghazi(semoga mereka syahid). Sumber independen juga mengatakan bahwa tak hanya para siswa, tetapi juga nayak wanita dan anak-anak menjadi korban kebrutalan tentara Pakistan. Read the rest of this entry »