Hari Ngamen dan Ngemis Akbar

April 24, 2009

ngemisDi hari jum’at ada pemandangan menarik di sekitar kota daerah tempat tinggalku Solo. Di pasar-pasar, di toko-toko, di jalan-jalan utama.

What is that? Opo kuwi?

Ternyata di hari Jum’at, para pengemis dan pengamen beraksi berbarengan. Wuh, mungkin si pemilik toko perlu sedia puluhan ribu rupiah uang receh untuk diberikan kepada mereka.

Miris melihatnya, saat melewati sebuah daerah di barat masjid Agung yang terdapat banyak toko, aku lihat ibu-ibu menenteng… eh menggendong anak bayinya yang terlihat begitu manis dan lucu untuk mengemis. Ya dari segi tampang mereka terlihat sehat-sehat. Entah itu bayi anaknya sendiri atau anak sewaan, yah hari gini mah banyak anak yang disewakan untuk ngemis.

Selain para pengemis, tentunya para pengamen ikut beraksi, pernah suatu ketika aku nganterin Bulek ke pasar Gede dan nungguin di depan sebuah toko. Gak henti-hentinya rombongan pengamen yang gagah2 dan cantik2 (emang cantik????), silih berganti masuk toko. Apa mereka ini satu desa, sat klompok, atau satu perusahaan jasa ngamen dan ngemis ya??? hatiku jadi bertanya-tanya.

Prihatin, ……… , itulah mungkin satu kata yang bisa kita ucapkan saat ini dan berdoa tentunya.

Dalam pikiran saya, berbagai lembaga zakat yang ada tentunya bisa mengakomodir masalah ini. Mengingat mungkin sudah ada belasan lembaga semacam ini yang aku tahu hadir di Solo, ayoo.. ayoo.. ayooo….. ayoooo bantu …..!!!!!!!!!