Din Demokrasi Berwajah Etis yang Mendorong Kesejahteraan

Din : Demokrasi Berwajah Etis yang Mendorong Kesejahteraan

MDNews-London-Prof Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah, menyatakan bahwa setelah sepuluh tahun reformasi, tahun ini adalah momentum yang tepat untuk melakukan muhasabah bersama.“Apalagi bersamaan dengan momentum seratus tahun kebangkitan nasional” ungkapnya, pada acara Sarasehan 10 Tahun Reformasi bertema: Sudahkah Demokrasi Membawa Kesejahteraan ?,Jum’at dinihari (07/03/2008) WIB di KBRI London.

Menurutnya, dalam diskusi yang disiarkan secara online melalui http://radiokita.us ini, NU dan Muhammadiyah yang usianya lebih tua dari Republik, posisinya menjadi gerakan kultural yang dalam proses demokrasi berkomitman untuk memperkuat landasan budaya.

Lebih lanjut dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah UK, NU UK, PPI UK dan KBRI UK ini, tantangan yang dihadapi bersama adalah bagaimana mengisi dan mengarahkan proses demokratisasi sesuai dengan tujuannya yang mulia. Menurutnya, masalahnya utamanya dalah bagaimana membangun peran agama dalam mendorong demokrasi berwajah etis, yang juga mendorong kesejahteraan sosial.

Makna agama dalam ungkapan di atas menurut Din tidak saja dimaksudkan untuk agama Islam, karena menurutnya semua agama akan mengandung keadilan dan hak asasi manusia. “Dan kalau bisa, kita harus mengusulkan adanya pendampingan Hak Asasi Manusia, namun juga Kewajiban Asasi atau Human Responsibility” tegasnya.

Khusus tentang Islam, menurutnya tidak bisa diingkari bahwa Islam adalah faktor determinan baik dalam budaya maupun perpolitikan bangsa baik dahulu maupun sekarang. Tanpa Islam bangsa ini tidak bisa membangun soliditas Indonesia.

“Seandainya tidak ada Islam, sudah akan membuat Indonesia terkotak berkeping keeping” ungkapnya. “Karena Islam di Indonesia juga mendorong proses demokrasi, seperti yang dibawakan oleh Muhammadiyah dan Nadhatul Ulama” lanjutnya.

Ini yang mungkin bisa menjadi catatan bagi kita, sikap para pemimpin yang memprihatinkan, seolah-olah mengagungkan demokrasi untuk kemaslahatan bersama. Terlalu menonjolkan demokrasi, dan kurang menjunjung nilai-nilai penegakkan syariah Islam untuk kemajuan bangsa./rmd-muhammadiyah.or.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s