“Kalau Syariat Islam Bisa Berlaku Di Inggris, Kenapa Indonesia Tidak?”

Bagi orang yang berpikir rasional pemberlakuan syariat Islam merupakan sebuah keharusan. Karena memang syariat Islam itu bermanfaat bagi seluruh alam, sesuai dengan posisinya sebagai rahmatan lil alamin.

Dalam percakapan dengan Harian Terbit di Jakarta, Wakil Ketua Majelis Syariah DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengaku gembira atas perkembangan hukum di Inggris yang membolehkan syariat Islam diberlakukan dan dijadikan sebagai salah bagian dari sistem hukum yang berlaku di Inggris.

Sebagaimana dikemukakan Kepala Kehakiman wilayah Inggris dan Wales, Lord Nicholas Phillips, hukum syariat Islam bisa diterapkan di Inggris Raya sebagai bagian dari sistem hukum di negeri itu.

Ia mengatakan, prinsip-prinsip hukum syariat atau hukum agama apa pun, bisa menjadi dasar bagi upaya mediasi atau menjadi alternatif dalam upaya menyelesaikan pertikaian.

“Hukum-hukum itu harus diakui. Tapi jika ada sanksi-sanksi yang tidak sejalan dengan persyaratan hukum mediasi yang disepakati, maka kasusnya harus diselesaikan berdasarkan hukum yang Inggris dan Wales,” ujar Phillips dalam pidatonya di East London Muslim Centre.

Saat ini sudah ada belasan pengadilan Syariah di Inggris, meski belum memiliki status legal formal. Pengadilan Syariah biasanya digunakan untuk menyelesaikan pertikaian dalam keluarga.

Noer Iskandar melihat pandangan yang berkembang di kalangan praktisi hukum Inggris itu layak untuk disambut gembira. Secara jujur, mereka memang selama ini mengakui dan mengatakan bahwa syariat Islam bisa berjalan di Inggris.

Jadi kita sebagai umat Islam melihatnya dengan husnuzon saja. Semakin jelasnya kepercayaan dan keyakinan orang-orang non-muslim seperti Inggris, selama ini sudah tampak dengan banyaknya bermunculan bank-bank syariat di negara tersebut. Ini cukup beralasan, sebab ini lebih menjanjikan dalam semua aspek kepentingan negara ataupun rakyat di suatu negara bersangkutan.

Noer Iskandar menegaskan, dengan adanya usul dari hakim di Inggris untuk membolehkan syariat Islam di negara mereka sebagai pertanda sekaligus fenomena baru kejayaan Islam yang diturunkan Allah pada umat manusia di bumi ini.

Di mana orang melihat bahwa syariat Islam itu kemaslahatannya bukan hanya bermanfaat bagi orang Islam saja, tetapi di negara moderat, mereka berpikir secara rasional, bahwa Islam itu bermanfaat bagi seluruh alam, yaitu apa yang kita sebut sebagai rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh umat manusia dan seisi alam).

“Ini menunjukkan bahwa Islam sebagai agama yang benar, lambat laun semua orang akan mengakui kebenaran Islam,” tegasnya.

“Kalau Syariat Islam bisa berlaku di Inggris, kenapa di Indonesia tidak? (fkr/hid)

3 responses

  1. ya, bunuh bls bunuh. Biar ada efek jera

    wajib zakat 2,5% penghasilan bg yg mampu, dijamin tdk ada orang miskin, gak ada BLT

    sayangnya mayoritas muslim indonesia gak paham islam dgn benar. Alfatihah aja gak tau artinya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s