Malam Yang menyeramkan di Gaza

img { margin: 5px; }“Saya harap malam tidak akan datang”, keluh Heba, seorang gadis kecil di Jalur Gaza.

“Sangat menakutkan.”

Dengan pandangan yang muram, dia melihat dua adiknya berhimpitan bersama di sebuah ruangan kecil rumahnya. Heba mengatakan bahwa sejak teroris Israel melancarkan aksi biadabnya ke Gaza, malam telah berubah menjadi saat untuk memberikan salam perpisahan kepada saudara-saudaranya, karena mungkin rudal penjajah Israel akan menimpa mereka.

“Setiap kali kami melihat misil Israel berkilat dalam kegelapan, kami mulai bersiap untuk kematian kami.”

Penjajah Israel menerangi malam Gaza dengan ledakan misil dari pesawat dan tank-tank mereka.

“Itu seperti monster api yang menyerang kamu, dan tak ada tembok ataupun pagar yang melindungimu,” kata wanita lain Maha El Sayyed.

“Tak ada tempat untuk sembunyi.”

Anak-anak adalah korban yang paling menderita dari horor yang diciptakan kafir Israel.

“Saat malam menjelangn, anak-anakku mulai kepanikan,” kata Om Hussam.

Anaknya yang berusia tujuh tahun tak mau sedikitpun lepas dari genggammannya. Tubuh kecil rapuhnya, selalu gemetar setiap kali dia mendengar ledakan dan melihat bunga api menerangi gelap malam.

Saat anak-anak lain tidur dengan selimut hangatnya, anak-anak di Gaza tidur dengan iringan dentuman misil penjajah Kafir Yahudi. (rmd/iol)

Lihat Juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s